“Forum-forum seperti ini luar biasa. Jadi ini untuk meminimalisir konflik antarkelompok,” ujarnya.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi. Pemuda dan mahasiswa yang hadir mendapat kesempatan menyampaikan pertanyaan maupun pandangan mengenai persoalan kebangsaan, perubahan sosial, dan perkembangan teknologi.

Melalui forum tersebut, pesan yang dibawa tidak semata soal menghafal Empat Pilar Kebangsaan. Generasi muda didorong memahami bagaimana nilai kebangsaan diterapkan ketika mereka menggunakan kebebasan, memilih sikap di tengah perbedaan, sekaligus mengambil bagian dalam kehidupan masyarakat.

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan MH Said Abdullah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai kebangsaan dan peran mereka dalam kehidupan bernegara. (*)