Menurut Ipunk, persoalan itu berlangsung selama dua hari, yakni sejak Jumat hingga Sabtu. Meski telah menawarkan solusi, pihak showroom mengaku belum memperoleh kepastian yang diharapkan mengenai dasar keraguan terhadap kendaraan tersebut.

“Kami sudah menawarkan solusi. Kalau memang kendaraan dinilai bermasalah, silakan ditindaklanjuti sesuai prosedur. Kami juga siap mendatangkan pemilik pertama untuk memberikan keterangan, tetapi kami berharap ada kejelasan mengenai persoalan yang ditemukan,” katanya.

Bagi Saktik Abadi Motor, dampak kejadian tersebut tidak hanya berkaitan dengan gagalnya transaksi. Ipunk mengaku reputasi usaha dan kepercayaan pelanggan juga ikut dipertaruhkan karena keraguan terhadap kendaraan saat pemeriksaan dikhawatirkan menimbulkan persepsi negatif di kalangan konsumen.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini karena pembeli sudah melunasi pembayaran, tetapi transaksi akhirnya gagal. Dampaknya bukan hanya kerugian materiil, melainkan juga menyangkut nama baik showroom kami di mata konsumen,” ungkapnya.

Atas kejadian itu, Ipunk meminta Kapolres Pamekasan mengevaluasi pelayanan cek fisik kendaraan di lingkungan Samsat Polres Pamekasan. Ia berharap setiap petugas menjalankan tugas secara profesional, memberikan penjelasan yang jelas, serta mengikuti prosedur yang berlaku ketika menemukan dugaan persoalan pada kendaraan.

ADVERTISEMENT

Ia juga meminta agar dugaan tindakan tidak profesional oleh petugas ditindaklanjuti melalui pemeriksaan internal. Menurutnya, sanksi tegas perlu diberikan apabila nantinya terbukti terdapat pelanggaran dalam pelaksanaan tugas.

“Kami meminta Kapolres Pamekasan memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini. Jika terbukti ada anggota yang tidak profesional dalam menjalankan tugas, kami berharap ada tindakan tegas sesuai ketentuan. Kami juga meminta klarifikasi secara terbuka agar persoalan ini tidak merugikan nama baik usaha kami,” tegas Ipunk.

Selain evaluasi, pihak Sakti Abadi Motor meminta penjelasan mengenai dasar keraguan terhadap kendaraan serta prosedur pemeriksaan yang dilakukan.