MADURA SATU | SAMPANG – Seorang bocah laki-laki asal Desa Sogiyan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, diduga menjadi korban penelantaran setelah dititipkan kepada kerabatnya di Desa Panaguan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan.

Peristiwa yang disebut terjadi pada Kamis (23/7/2026) malam itu mengundang keprihatinan warga sekitar.

Informasi tersebut diperoleh Madura Satu dari sejumlah warga sekitar yang enggan disebutkan identitasnya.

Mereka mengaku prihatin dengan kondisi bocah tersebut yang diduga tidak mendapatkan perawatan sebagaimana mestinya selama tinggal bersama sepupu ibunya.

"Anak itu asli Sogiyan, Omben. Orang tuanya sudah pisah. Ibunya kerja sebagai ART di Surabaya, sedangkan bapaknya kerja di Malaysia. Karena itu, anaknya dititipkan ke sepupu ibunya di Panaguan," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

Menurut warga, ibu kandung bocah tersebut juga disebut tetap memberikan biaya kepada sepupunya untuk merawat sang anak selama dirinya bekerja di Surabaya.

"Setahu kami, sepupu ibunya juga diberi uang sama ibunya untuk merawat anak itu. Jadi bukan dititipkan begitu saja," katanya.

Meski demikian, warga menduga bocah tersebut justru mengalami penelantaran.