Bahkan, menurut keterangan warga, anak itu diduga jarang diberi makan hingga hampir setiap siang dan malam menangis karena kelaparan.

"Yang kami lihat, anak itu sering menangis siang malam. Warga menduga dia jarang dikasih makan. Kami juga mendengar dugaan kalau anak itu mengalami perlakuan yang tidak semestinya selama tinggal di sana," tuturnya.

Warga juga mengaku semakin prihatin setelah pada malam Kamis (23/7/2026) bocah tersebut ditemukan seorang diri berada di area makam di Desa Panaguan.

"Malam itu anak tersebut ada sendirian di makam. Kami kasihan melihat kondisinya. Makanya kami berharap informasi ini bisa sampai ke ibunya, karena di sini tidak ada yang punya nomor telepon ibunya supaya anak itu bisa segera dijemput," ungkapnya.

Atas kondisi tersebut, warga berharap pihak terkait segera melakukan pengecekan untuk memastikan keselamatan dan kondisi bocah tersebut.

ADVERTISEMENT

Mereka juga berharap ibu kandungnya segera mengetahui keadaan anaknya.

Sementara itu, Kapolsek Omben saat dikonfirmasi Madura Satu pada Jumat (24/7/2026) mengaku belum memperoleh informasi terkait video yang beredar maupun dugaan penelantaran bocah tersebut.

"Maaf mas, sementara belum ada," jawab Kapolsek Omben singkat melalui pesan WhatsApp.(*)