MADURA SATU | SAMPANG – Pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sreseh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang memperlihatkan makanan dibungkus menggunakan kertas viral di media sosial.

Video berdurasi sekitar satu menit lebih itu menampilkan paket MBG yang berisi nasi putih, potongan buah naga, bihun dalam jumlah terbatas, serta lauk daging. 

Namun, yang menjadi perhatian adalah kemasan makanan tersebut yang hanya menggunakan kertas tanpa wadah khusus seperti ompreng (food tray).

Dalam rekaman tersebut, seorang perempuan terdengar mengeluhkan kualitas dan porsi makanan yang diterima cucunya. 

Ia bahkan menyebut nama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai bentuk kekecewaan terhadap program tersebut.

ADVERTISEMENT

“Ini cucu saya dapat MBG seperti ini. Ada buah naga sedikit, bihun sedikit, daging juga segini. Katanya untuk gizi, tapi seperti ini. Bapak Prabowo, bagaimana gizinya kalau begini,” ucapnya dalam video yang beredar luas.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Dusun Tasolong, Desa Sreseh, pada Selasa (31/3/2026).

Seorang warga setempat berinisial R membenarkan bahwa paket MBG yang viral itu memang berasal dari distribusi melalui Posyandu setempat.