SAMPANG – Rencana penyelenggaraan Konser Amal Irama Peduli Nusantara yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2026 di Lapangan Kerapan Sapi Pangarengan, Kabupaten Sampang, mendapat penolakan dari Front Persaudaraan Islam (FPI) Kabupaten Sampang.

Sikap tersebut disampaikan setelah adanya kesepakatan internal jajaran pengurus FPI setempat.

Ketua Umum FPI Sampang, Habib Abdurahman Al Khierid, menyatakan penolakan itu merupakan keputusan organisasi yang diambil secara kolektif. Menurutnya, FPI menilai pelaksanaan konser tersebut tidak tepat jika dilihat dari momentum waktu dan kondisi sosial masyarakat.

“Sikap kami jelas, FPI Kabupaten Sampang menolak rencana konser tersebut dan keputusan ini diambil melalui kesepakatan bersama seluruh pengurus,” ujar Habib Abdurahman Al Khierid, dikutip dari tnews. Senin, (02/2/2026).

Ia menjelaskan, alasan utama penolakan berkaitan dengan waktu pelaksanaan konser yang dinilai terlalu dekat dengan bulan suci Ramadhan.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, menjelang Ramadhan seharusnya masyarakat lebih diarahkan pada kegiatan keagamaan dan aktivitas yang bersifat membangun spiritual.

“Menjelang bulan suci Ramadhan, seharusnya ruang publik diisi dengan kegiatan yang bernilai positif dan mendukung peningkatan ibadah, bukan kegiatan hiburan yang berpotensi melalaikan,” katanya.

Selain faktor waktu, FPI Sampang juga menyoroti tanggal pelaksanaan konser yang bertepatan dengan 14 Februari. Tanggal tersebut dinilai memiliki makna tertentu yang dianggap tidak sejalan dengan nilai keagamaan yang dianut sebagian besar masyarakat Sampang.