MADURA SATU | PAMEKASAN - Kabar duka yang menyebut pengusaha asal Pamekasan, Haji Her, meninggal dunia, dipastikan tidak benar alias hoaks.

Informasi tersebut beredar luas melalui video di media sosial TikTok dan sempat menghebohkan masyarakat.

Isu tersebut muncul setelah sebuah akun TikTok bernama Bawang Mas Group mengunggah video dengan narasi yang menyebut “Haji Her Sultan Pamekasan barusan pergi selamanya menuju ilahi khusnul.” Unggahan itu dengan cepat menyebar dan menuai berbagai reaksi dari warganet.

Seorang sumber terpercaya yang merupakan orang terdekat Haji Her langsung membantah kabar tersebut.

Ia menegaskan bahwa kondisi Haji Her saat ini dalam keadaan baik dan tidak seperti yang diberitakan dalam video tersebut.

ADVERTISEMENT

“Kabar itu tidak benar, itu hoaks. Beliau dalam kondisi sehat,” ujarnya, Minggu (26/4/2026), seraya meminta identitasnya untuk tidak dipublikasikan.

Ia juga menegaskan bahwa akun TikTok Bawang Mas Group yang menyebarkan video tersebut merupakan akun palsu dan tidak memiliki hubungan apa pun dengan Haji Her maupun keluarganya.

“Akun itu akun palsu, tidak ada kaitannya dengan beliau ataupun keluarga,” tegasnya.

Penyebaran kabar tidak benar tersebut dinilai meresahkan, terutama bagi pihak keluarga dan kerabat dekat.

Selain itu, informasi hoaks seperti ini berpotensi memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

Sumber tersebut mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi, khususnya yang berasal dari media sosial yang tidak memiliki kredibilitas jelas.

“Pastikan dulu kebenarannya sebelum membagikan. Jangan sampai ikut menyebarkan hoaks,” imbuhnya.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Haji Her melalui media sosial.

Namun, klarifikasi dari orang terdekatnya menjadi penegasan bahwa kabar tersebut tidak berdasar.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya literasi digital di tengah maraknya penyebaran informasi yang belum terverifikasi di media sosial.(*)

ADVERTISEMENT