MADURA SATU | PAMEKASAN - Kabupaten Pamekasan tengah menjadi sorotan publik setelah rentetan kasus asusila mencuat dan viral di media sosial.

Mulai dari beredarnya video “indehoy” yang diduga melibatkan pelajar hingga terungkapnya kasus oknum guru ngaji, situasi ini memicu keresahan luas di tengah masyarakat.

Perhatian publik pertama kali tersedot oleh beredarnya dua video “indehoy” yang menyebar cepat di berbagai platform digital.

Salah satu video bahkan berdurasi 4 menit 27 detik dan disebut direkam di sebuah rumah kos di wilayah Pamekasan.

Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa peristiwa dalam video tersebut tidak hanya terjadi sekali. Aparat kepolisian menemukan adanya kejadian berulang di lokasi yang sama.

ADVERTISEMENT

“Berdasarkan keterangan, peristiwa itu terjadi lebih dari satu kali di tempat yang sama,” ungkap sumber kepolisian dalam konferensi pers, Minggu (19/4/2026).

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan seorang pria berinisial FP sebagai tersangka dan saat ini telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Di tengah ramainya kasus video viral tersebut, publik kembali dikejutkan dengan terungkapnya kasus lain yang tak kalah memprihatinkan.