“Ini bukan persoalan kecil. Nilainya bisa mencapai miliaran rupiah per bulan. Kalau Bea Cukai diam, masyarakat bisa menilai ada pembiaran,” tegas , Minggu (24/8/2025).

Lebih lanjut, dia menyebutkan bahwa Sultan Sumenep ikut disorot karena disebut-sebut sebagai salah satu pengendali bisnis Es Mild.

Meski demikian, hingga kini belum ada bukti resmi yang mengaitkan dirinya secara langsung.

Sementara itu, Kepala Kantor Bea Cukai Madura, Novian Dermawan, belum menyatakan apapun terkait aduan masyarakat tersebut.

ADVERTISEMENT

Kendati, skandal peredaran rokok bodong Es Mild ini menambah panjang daftar dugaan praktik ilegal di sektor pertembakauan Madura.

Kendati, skandal peredaran rokok bodong Es Mild ini menambah panjang daftar dugaan praktik ilegal di sektor pertembakauan Madura.