SUMENEP, MADURA HARI INI | Desakan terhadap Bea Cukai Madura kian memuncak setelah institusi tersebut menutup gudang rokok tak berizin di Kecamatan Camplong Sampang.

Kini, Bea Cukai Madura lagi-lagi diminta segera menyelidiki dugaan skandal peredaran rokok bodong merek Es Mild yang belakangan ramai jadi sorotan.

Pasalnya, peredaran rokok ilegal ini diduga melibatkan jaringan besar dan dikaitkan dengan seorang pengusaha berpengaruh yang juga disebut “Sultan Madura” dari Sumenep.

Pengendalian itu diduga dilakukan oleh H.U, yang saat ini menjabat sebagai ketua paguyuban pengusaha rokok Sumenep sekaligus pemilik DRT the big family.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, produksi dan distribusi rokok Es Mild diduga dilakukan secara masif melalui jalur darat.

ADVERTISEMENT

H.U disebut-sebut memiliki “jalan tikus” yang dimanfaatkan untuk menghindari pengawasan Bea Cukai, bahkan dikabarkan dia sudah berani terang-terangan karena diduga ada orang dalam yang membekingi.

Ketua Forum Keadilan Rakyat Madura, Ali Samudra menilai Bea Cukai Madura terkesan lamban dalam persoalan rokok. Madura sudah krisis rokok ilegal.