Akibat tuduhan tersebut, MR menjadi sasaran amukan massa. Korban yang terjatuh di pinggir jalan bahkan tidak mampu melawan dan mengalami luka parah sebelum akhirnya mendapat pertolongan.

Saat ini, Satreskrim Polres Bangkalan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut, termasuk orang yang pertama kali meneriakkan korban sebagai begal.

"Kami masih mendalami terkait motif aslinya karena yang beredar di masyarakat memang ada isu begal tersebut," tegas Ipda Agung Intama.(*)