MADURA SATU | PAMEKASAN - Direktur Naghfir’s Institute, Naghfir memberikan apresiasi atas penghargaan yang diterima Helmi sebagai Tokoh Penggerak Kebudayaan Madura dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Menurut Naghfir, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa budaya Madura memiliki nilai besar dan mendapat perhatian di tingkat nasional.

Ia menilai capaian tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Helmi, tetapi juga kebanggaan bagi masyarakat Madura secara umum.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa budaya Madura memiliki nilai besar dan layak mendapatkan tempat terhormat di tingkat nasional. Kami bangga atas capaian saudara Helmi yang telah menunjukkan dedikasi nyata untuk kebudayaan,” kata Naghfir kepada media ini, Minggu (24/05/2026).

Ia menjelaskan, pelestarian budaya daerah saat ini membutuhkan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat.

ADVERTISEMENT

Di tengah perkembangan teknologi dan modernisasi yang begitu cepat, budaya lokal dinilai rentan mulai ditinggalkan generasi muda apabila tidak terus dijaga dan diperkenalkan secara luas.

Menurut Naghfir, kehadiran tokoh penggerak budaya memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.

Karena itu, penghargaan terhadap pegiat budaya dinilai menjadi langkah positif untuk mendorong semangat pelestarian tradisi.

“Budaya bukan hanya tentang masa lalu, tetapi tentang jati diri dan masa depan bangsa. Ketika generasi muda mulai peduli terhadap budaya daerahnya, maka di situlah kekuatan Indonesia akan semakin kokoh,” ujarnya.

Naghfir menuturkan bahwa Madura memiliki kekayaan budaya yang sangat besar, mulai dari bahasa, adat istiadat, kesenian, hingga nilai-nilai kehidupan masyarakat yang sarat filosofi. Potensi tersebut, kata dia, harus terus dirawat dan dikenalkan kepada generasi muda.

ADVERTISEMENT

Ia juga menegaskan bahwa budaya lokal harus menjadi identitas yang membanggakan, bukan sesuatu yang ditinggalkan karena perkembangan era globalisasi.

Menurutnya, budaya justru dapat menjadi kekuatan daerah dalam menghadapi tantangan zaman.

“Madura memiliki warisan budaya luar biasa. Tugas kita bersama adalah menjaga, merawat, dan mengenalkannya kepada dunia agar tidak hilang ditelan zaman,” tegasnya.

Lebih lanjut, Naghfir berharap penghargaan yang diterima Helmi dapat memotivasi generasi muda Madura untuk ikut berperan aktif dalam menjaga tradisi dan budaya daerah melalui pendekatan yang kreatif serta relevan dengan perkembangan digital saat ini.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga kebudayaan Nusantara agar tetap lestari dan mampu berkembang mengikuti perubahan zaman tanpa kehilangan nilai aslinya.

ADVERTISEMENT

“Kami percaya, masa depan kebudayaan Indonesia ada di tangan generasi muda yang mau bergerak, peduli, dan berani menjaga akar budayanya sendiri,” ungkap Naghfir.