Menurutnya, keikutsertaan santri dalam forum internasional menjadi bukti bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi unggul dan kompetitif.

Sementara itu, mahasiswa IDB Program Studi Ekonomi Syariah semester 8, Naufal El Fany, juga berhasil membawa timnya meraih penghargaan The 1st Best Group.

Prestasi tersebut dinilai menjadi capaian prestisius yang menunjukkan kemampuan kolaborasi dan kualitas intelektual mahasiswa Banyuanyar.

“Ini bukan hanya kemenangan individu atau kelompok, tetapi kemenangan untuk almamater dan pesantren yang terus mendorong kami berkembang,” kata Naufal El Fany.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan para dosen, pembimbing, dan lingkungan pesantren yang terus menanamkan semangat belajar, disiplin, serta keberanian tampil di tingkat internasional.

ADVERTISEMENT

Ajang International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 5 sendiri diikuti peserta dari berbagai institusi pendidikan dan organisasi kepemudaan.

Para delegasi menjalani rangkaian konferensi, diskusi akademik, presentasi gagasan, hingga kunjungan edukatif di tiga negara Asia Tenggara.

Keberhasilan dua mahasiswa IDB Banyuanyar ini sekaligus mempertegas eksistensi Pondok Pesantren Banyuanyar sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada kajian keislaman, tetapi juga aktif mencetak generasi yang mampu bersaing di level global.