“Ada alasan kondisi mendesak, tapi kami tetap berharap ada kejelasan dan evaluasi agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan adanya dugaan kurangnya koordinasi antara aparat kepolisian dengan perangkat desa serta pihak Polsek Pademawu.

Sementara itu, hingga Sabtu (4/4/2026), pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan kepada Kasi Humas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, masih belum mendapatkan tanggapan. (*)