MADURA SATU | PAMEKASAN - Maraknya dump truk pengangkut material yang melintas tanpa penutup terpal masih menjadi persoalan serius di jalan raya Kabupaten Pamekasan.

Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lain karena material seperti pasir dan batu rawan berjatuhan.

Fenomena dump truk tanpa terpal kerap dikeluhkan masyarakat. Selain mengotori jalan, material yang tercecer sering memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas di belakangnya.

Merespons kondisi itu, Satlantas Polres Pamekasan mulai menggencarkan sosialisasi dan penertiban terhadap dump truk yang mengangkut material tanpa standar keselamatan.

Petugas turun langsung memberikan imbauan kepada para sopir agar tidak lagi mengabaikan kewajiban menutup bak muatan.

ADVERTISEMENT

Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto melalui Kasihumas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama menegaskan bahwa fokus utama kegiatan ini memang menyasar kendaraan dump truk yang kerap membandel.

“Kami terus melakukan imbauan kepada seluruh sopir dump truk agar selalu menutup muatannya dengan terpal. Hal ini sangat penting untuk mencegah material seperti pasir atau batu jatuh ke jalan dan membahayakan pengendara lain,” ujar Ipda Yoni, Kamis (5/2/2026).

Menurutnya, banyak kecelakaan lalu lintas yang berawal dari kelalaian sopir dump truk dalam mengamankan muatan. Karena itu, kepolisian mengingatkan bahwa pelanggaran semacam ini tidak bisa dianggap sepele.