Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu lebih memperhatikan aktivitas di luar ruangan, terutama ketika matahari terasa terik pada siang hari.

Paparan panas berlebihan dapat memicu dehidrasi dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan akibat suhu tinggi.

Warga disarankan memperbanyak minum air putih, menggunakan pelindung seperti topi atau payung, serta mengurangi aktivitas fisik berat ketika cuaca terasa sangat panas.

Masyarakat juga perlu mengenali tanda-tanda gangguan akibat panas, seperti pusing, lemas, mual, dan keringat berlebihan.

Jika mengalami keluhan tersebut, segera beristirahat di tempat sejuk dan mencari pertolongan medis apabila kondisi memburuk.

ADVERTISEMENT

Meski suhu udara diprakirakan tinggi, masyarakat tetap perlu memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Prakiraan cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer.

Sumber: BMKG, prakiraan cuaca wilayah Madura, Kamis, 22 Oktober 2026.