MADURA SATU | SUMENEP - Konferensi pers pengungkapan temuan 27,83 kilogram kokain di pesisir Giligenting yang digelar Polda Jawa Timur di Mapolres Sumenep, Madura, molor hingga lebih dari tiga jam tanpa kejelasan waktu dimulai.

Agenda tersebut sedianya berlangsung di Aula Sanika Satyawada Polres Sumenep. Namun hingga pukul 13.10 WIB, jumpa pers yang dinantikan para jurnalis belum juga digelar.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Kapolda Jatim Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto tiba di Bandara Trunojoyo Sumenep sekitar pukul 09.20 WIB menggunakan helikopter bersama rombongan. Kedatangannya bahkan telah diumumkan secara resmi melalui grup komunikasi internal humas.

"Kapolda Jatim sudah tiba di Bandara Trunojoyo, silahkan merapat ke aula Sanika Satyawada Polres Sumenep," tulis Plt Kasi Humas Polres Sumenep, Kompol Widiarti S, pada pukul 09.20 WIB di grup WhatsApp Mitra Humas Polres Sumenep, Selasa (14/4).

Sejumlah wartawan dari berbagai media cetak, daring, elektronik, hingga televisi telah memadati aula sejak pagi. Mereka menunggu pelaksanaan konferensi pers sebagaimana yang telah diumumkan.

ADVERTISEMENT

Namun waktu terus bergulir tanpa kepastian. Bahkan, barang bukti berupa 27,83 kilogram kokain yang sebelumnya telah ditata di ruang konferensi pers, terlihat kembali diangkut keluar oleh petugas.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan di kalangan jurnalis yang hadir.

"Ini gimana, kok kami dibuat menuggu selama 3 jam lebih di aula Mapolres Sumenep. Sementara BB sudah diangkut ke dalam. Kamu dibuat menunggu tanpa kepastian jadinya," tutur M. Hendra E, wartawan MaduraPost di lokasi.