MADURA SATU | SAMPANG - Video kecelakaan mobil Toyota Rush warna merah di Jalan Raya Desa Bancelok, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, viral di media sosial.

Mobil tersebut disebut-sebut membawa rokok ilegal setelah warga terlihat mengeluarkan sejumlah bungkusan dari kendaraan yang mengalami kecelakaan.

Video berdurasi sekitar 26 detik itu memperlihatkan sejumlah warga berada di sekitar mobil Toyota Rush warna merah yang mengalami kecelakaan. Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang warga membawa bungkusan yang disebut sebagai rokok.

Bahkan, terdengar suara dalam video yang menyebut kendaraan tersebut membawa rokok. Namun, informasi mengenai dugaan muatan rokok ilegal itu belum terkonfirmasi.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil Toyota Rush warna merah bernomor polisi F 1715 KE dengan sepeda motor Honda Scoopy warna hitam bernomor polisi M-3532-NK.

ADVERTISEMENT

Menurut Eko, kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Akibat kejadian itu, seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius.

“Insiden itu menyebabkan seorang pelajar berusia 15 tahun mengalami luka serius,” tutur Eko Puji Waluyo saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2026).

Eko menjelaskan, pengendara Honda Scoopy bernomor polisi M-3532-NK diketahui bernama Wulan, 15 tahun, warga Desa Bringin Nonggal, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang.

Sementara pengemudi Toyota Rush merah bernomor polisi F 1715 KE adalah Mochammad Ibnu Muchlis, 32 tahun. Ia disebut merupakan anggota TNI AD dan warga Kelurahan Sumber Karangan, Kabupaten Trenggalek.

“Sedangkan pengemudi kendaraan mobil Toyota Rush warna merah Nomor Polisi F 1715 KE atas nama Mochammad Ibnu Muchlis (32 tahun), seorang laki-laki yang merupakan anggota TNI AD, warga asal Kelurahan Sumber Karangan, Trenggalek,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika Toyota Rush yang dikemudikan Mochammad Ibnu Muchlis melaju dari arah timur menuju barat, atau dari arah Sampang menuju Bangkalan.

Saat tiba di perempatan Jalan Raya Desa Bancelok, sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai Wulan muncul dari arah selatan. Motor tersebut hendak menyeberang menuju sisi utara jalan.

“Karena tidak ada ruang untuk menghindar, akhirnya terjadi kecelakaan lalu lintas,” kata AKP Eko Puji Waluyo.

Akibat benturan tersebut, Wulan mengalami luka pada bagian kepala dan hematum kepala hingga tidak sadarkan diri. Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Jrengik untuk mendapatkan penanganan medis.

Setelah mendapat penanganan awal, korban kemudian dirujuk ke RSUD Sampang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Dalam kecelakaan tersebut tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka ringan lainnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, kerugian materiil akibat kecelakaan diperkirakan mencapai sekitar Rp6 juta. Polisi juga telah melakukan penanganan di lokasi dan mengamankan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan sebagai barang bukti.

Petugas Unit Laka Lantas Polres Sampang selanjutnya menangani perkara tersebut untuk mengetahui secara lengkap penyebab dan kronologi kecelakaan.

“Perkara kecelakaan tersebut selanjutnya ditangani Unit Laka Lantas Polres Sampang untuk proses lebih lanjut,” terangnya.

Terkait video viral yang menyebut mobil Toyota Rush tersebut membawa rokok ilegal, Eko menegaskan bahwa dugaan tersebut tidak ditemukan dalam pemeriksaan kepolisian di lokasi kejadian.

Menurutnya, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara oleh Unit Laka Lantas, petugas tidak menemukan rokok di dalam mobil Toyota Rush tersebut.

ADVERTISEMENT

“Menurut keterangan dari Unit Laka yang olah TKP, ketika di TKP tidak menemukan rokok dalam mobil tersebut,” paparnya.(*)