MADURA SATU | PAMEKASAN - Majelis Sholawat Pamekasan menggelar pengajian dan sholawat bersama yang dihadiri sejumlah wartawan, aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya pada Jumat (19/6/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan.

Acara yang berlangsung di Kantor Majelis Sholawat, Perumahan Bukit Cinta Blok C1 Nomor 4, Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, dimulai sekitar pukul 18.30 WIB dengan pembacaan sholawat dan doa bersama.

Selain menjadi agenda rutin bulanan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan prosesi peresmian kantor baru Majelis Sholawat yang ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya berbagai aktivitas keagamaan di tempat tersebut.

Dalam kesempatan itu, Dr. KH. Achmad Masykur, Lc., M.Th.I., hadir sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, ia mengajak wartawan dan aktivis LSM untuk tetap percaya diri dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat melalui profesi yang dijalani.

ADVERTISEMENT

"Jangan pernah merasa kecil menjadi wartawan dan LSM. Jangan biarkan stigma negatif yang ada di luar sana memengaruhi niat baik untuk memberikan manfaat kepada masyarakat," ujar KH. Achmad Masykur.

Menurutnya, profesi wartawan dan aktivis LSM memiliki peran penting dalam kehidupan sosial. Keduanya dinilai turut menjalankan nilai-nilai tolong-menolong dalam kebaikan dengan menyampaikan informasi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat secara bertanggung jawab.

"Selama dijalankan dengan jujur dan penuh tanggung jawab, profesi tersebut memiliki nilai yang mulia dan membawa manfaat bagi banyak orang," tambahnya.

Di sela-sela kegiatan, Ketua Majelis Sholawat Pamekasan, Zaini Werwer, juga memberikan tali asih kepada wartawan dan aktivis LSM yang hadir.

Pemberian tersebut menjadi bentuk rasa syukur sekaligus mempererat hubungan silaturahmi di antara para peserta yang mengikuti pengajian dan sholawat bersama.

ADVERTISEMENT

"Majelis ini adalah milik kita bersama. Tidak ada perbedaan antara wartawan, aktivis LSM, tokoh masyarakat, maupun masyarakat umum. Kita semua adalah saudara yang dipersatukan oleh iman dan kecintaan kepada Rasulullah SAW," kata Zaini Werwer.

Ia berharap keberadaan Majelis Sholawat dapat menjadi wadah yang menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan positif dan bernilai ibadah.

“Kebersamaan yang terjalin melalui majelis dapat memperkuat persaudaraan serta meningkatkan kepedulian sosial,” tambahanya.

Zaini juga menyampaikan bahwa pengajian dan sholawat di Kantor Majelis Sholawat akan terus digelar secara rutin setiap bulan dan terbuka bagi masyarakat yang ingin mempererat ukhuwah Islamiyah serta menambah wawasan keagamaan.

”Melalui kegiatan ini, Majelis Sholawat Pamekasan ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang tidak hanya memperkuat nilai spiritual, tetapi juga membangun hubungan harmonis antara tokoh agama, insan pers, aktivis LSM, dan masyarakat luas di Kabupaten Pamekasan, pungkasnya. (Muhlis)

ADVERTISEMENT