MADURA SATU | PAMEKASAN - Pemerintah Kabupaten Pamekasan secara resmi melepas Ahmad Farhan, santri Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, sebagai delegasi Indonesia dalam ajang 11 Tahun International Qur’an di Turki, Minggu (19/4/2026).

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Peringgitan Dalam Pendopo Ronggosukowati.

Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan Taufikurrachman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Akhmad Basri Yulianto, Asisten I Didik Hariadi, serta pengurus Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar Ustaz Baisuni Salim. Kedua orang tua Ahmad Farhan juga turut mendampingi dalam momen penuh haru tersebut.

Momentum pelepasan ditandai dengan prosesi pemasangan surban oleh Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, kepada Ahmad Farhan.

Simbol ini menjadi tanda doa, harapan, sekaligus kebanggaan atas keberangkatan santri tersebut ke ajang internasional.

ADVERTISEMENT

Bupati Kholilurrahman menyampaikan rasa bangganya terhadap prestasi Ahmad Farhan yang dinilai mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat dunia.

Ia menilai keberhasilan ini merupakan bukti kualitas pendidikan pesantren di Pamekasan.

“Saya sangat bangga kepada Ahmad Farhan, salah satu putra terbaik daerah yang akan membawa nama baik Pamekasan serta mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” ujar Kholilurrahman dalam sambutannya.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar yang dinilai konsisten dalam melahirkan generasi Qurani dari masa ke masa.

“Hormat saya setinggi-tingginya kepada Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar karena sejak dulu tidak henti-hentinya mencetak generasi Qurani,” katanya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, mantan anggota DPR RI tersebut mengingatkan pentingnya peran pesantren dalam kehidupan keislaman, sekaligus meminta para pejabat untuk terus menjaga hubungan baik dengan lingkungan pesantren.

“Saya pesankan kepada para pejabat untuk menghormati pesantren dan para pengasuh pesantren tanpa pilih-pilih,” tegasnya.

Sementara itu, pengurus Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, Ustaz Baisuni Salim, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan.

“Kami mewakili pengurus PP Darul Ulum Banyuanyar mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Pamekasan yang telah menyambut dan mendukung santri kami menjadi delegasi Indonesia pada Event International Qur’an di Turki,” ucapnya.

Ia berharap, keikutsertaan Ahmad Farhan dalam ajang tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pesantren, tetapi juga membawa dampak positif bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi di bidang Al-Qur’an.

ADVERTISEMENT

Keberangkatan Ahmad Farhan ke Turki diharapkan mampu memperkuat citra Pamekasan sebagai daerah yang melahirkan generasi Qurani berprestasi, sekaligus memperluas kiprah santri Indonesia di panggung dunia.(*)