Ia meminta agar informasi yang beredar dilengkapi dengan data yang jelas, termasuk nama sekolah dan yayasan yang terlibat.

“Silakan dipastikan dulu nama sekolahnya dan yayasannya, supaya jelas. Kami khawatir kalau informasi ini tidak benar atau diada-adakan,” ujarnya saat dikonfirmasi madurasatu.com.

Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kejadian sebagaimana yang beredar dalam video tersebut.

“Sejauh ini belum ada laporan yang masuk ke kami terkait hal tersebut,” imbuhnya.

Namun demikian, Sukrianto memastikan bahwa pihaknya akan bersikap tegas apabila dugaan tersebut terbukti benar.

ADVERTISEMENT

Ia menyatakan bahwa Satgas MBG akan segera melaporkan ke pemerintah pusat dan mengambil langkah tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab.

“Kalau memang benar terjadi, tentu akan kami laporkan ke pusat dan akan ada tindakan tegas terhadap yayasan yang bersangkutan,” pungkasnya.(*)