“Kalau untuk wifi dan fasilitas yang masih terjangkau, saya berusaha tanggung sendiri. Tapi untuk kebutuhan desa lainnya tentu tidak bisa semuanya saya cover,” katanya.

Tak hanya berdampak pada pembangunan fisik, pemangkasan anggaran juga berimbas pada pembatasan kegiatan masyarakat yang sebelumnya dibiayai melalui anggaran desa.

Ia menambahkan, keluhan serupa juga disampaikan oleh sejumlah kepala desa lain di wilayah Pamekasan.

Ia menambahkan, keluhan serupa juga disampaikan oleh sejumlah kepala desa lain di wilayah Pamekasan.