“Nilai sementara yang dilaporkan sekitar Rp1,4 miliar. Namun kami masih melakukan penelusuran dan pencocokan data dalam proses pulbaket ini,” jelasnya.

Dalam laporan tersebut, sejumlah item anggaran menjadi sorotan, di antaranya pengadaan jersey dan sepatu untuk pengurus serta atlet yang dinilai tidak sebanding antara harga dan kualitas.

Selain itu, anggaran konsumsi selama kegiatan Porprov juga dipersoalkan, termasuk alokasi makan dan minum yang disebut mencapai Rp25 ribu per porsi.

Tak hanya itu, laporan masyarakat juga menyinggung adanya dana sponsorship yang disebut tidak pernah dilaporkan secara terbuka, sementara anggaran Porprov yang cukup besar dinyatakan telah habis digunakan.

Tak hanya itu, laporan masyarakat juga menyinggung adanya dana sponsorship yang disebut tidak pernah dilaporkan secara terbuka, sementara anggaran Porprov yang cukup besar dinyatakan telah habis digunakan.

ADVERTISEMENT