“Saat ini anak-anak kita sangat mudah terpapar hoaks dan pengaruh negatif media sosial. Karena itu, nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus ditanamkan sejak dini agar mereka tidak kehilangan jati diri,” ujarnya.

Menurut Hj. Ansari, kehadirannya di MTsN 3 Pamekasan juga bertujuan untuk melihat langsung kondisi madrasah, termasuk sarana prasarana dan prestasi siswa, sehingga aspirasi yang disampaikan pihak sekolah dapat diperjuangkan di tingkat pusat.

“Kami tidak ingin program hanya berhenti di atas kertas. Dengan turun langsung ke lapangan, kami bisa melihat kebutuhan riil madrasah dan siswa, agar ke depan dukungan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Kepala MTsN 3 Pamekasan pun mengapresiasi langkah tersebut. Ia menyebut perhatian langsung dari wakil rakyat menjadi motivasi tersendiri bagi guru dan siswa.

“Beliau sudah melihat langsung bagaimana kondisi sarana prasarana kami, kondisi siswa kami, serta prestasi anak-anak kami meskipun dengan keterbatasan fasilitas,” katanya.

ADVERTISEMENT

Dengan berbagai keterbatasan yang ada, MTsN 3 Pamekasan disebut tetap mampu menunjukkan prestasi dan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan. Pihak madrasah berharap sinergi dengan wakil rakyat dapat terus terjalin demi peningkatan kualitas pendidikan.

Dengan berbagai keterbatasan yang ada, MTsN 3 Pamekasan disebut tetap mampu menunjukkan prestasi dan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan. Pihak madrasah berharap sinergi dengan wakil rakyat dapat terus terjalin demi peningkatan kualitas pendidikan.