Politisi PPP tersebut berharap bagi penyedia MBG agar harus hati-hati dan ahli gizinya harus betul-betul mendampingi pul di dapur setempat.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari beberapa sumber, kata Ali Masykur bahwa yang menyebabkan MBG beracun karena nasi, tumis, ayam dalam posisi keadaan panas kemudian membeku dan keluar kayak air. Artinya tanpa didinginkan terlebih dahulu.

Ketua DPRD Pamekasan akan memanggil semua pihak yang terlibat seperti ahli gizi, pemilik dapur dan dinas terkait. Agar penyaluran MBG tidak sembarangan diserahkan kepada siswa.

“Jadi kedepannya kami meminta kepada pemilik dapur agar lebih hati-hati dalam memberikan Makan Gizi Gratis. Karena kejadian ini benar-benar ada kelalaian dari pemilik dapur dan ahli gizi,” Katanya.

ADVERTISEMENT

“Jadi kedepannya kami meminta kepada pemilik dapur agar lebih hati-hati dalam memberikan Makan Gizi Gratis. Karena kejadian ini benar-benar ada kelalaian dari pemilik dapur dan ahli gizi,” Katanya.