MADURA SATU | SAMPANG – Seorang pekerja proyek rehabilitasi ruang kelas SDN Komis I, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, berinisial F, meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan tembok saat proses pembongkaran bangunan sekolah.

Menindaklanjuti insiden tersebut, polisi turun tangan untuk menyelidiki penyebab kecelakaan kerja yang terjadi pada Rabu (21/10/2026).

Peristiwa nahas itu berlangsung sekitar pukul 13.15 WIB. Korban yang merupakan warga Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong, mengalami luka serius setelah bagian kepalanya terkena reruntuhan tembok yang roboh ketika proses pembongkaran berlangsung.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan adanya kecelakaan kerja yang mengakibatkan seorang pekerja meninggal dunia.

Korban sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

“Satu orang korban meninggal dunia. Insiden itu terjadi pada Rabu, 21 Oktober 2026, sekitar pukul 13.15 WIB,” kata Eko, Sabtu (24/10/2026).

Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula saat korban bersama tiga pekerja lainnya melakukan pembongkaran bangunan sekolah.

Mereka berupaya merobohkan salah satu bagian tembok dengan cara menariknya menggunakan tali.