MADURA SATU | BANGKALAN - Pemerintah Kabupaten Bangkalan mulai merealisasikan program penataan dan pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tunjung, Kecamatan Burneh, pada Senin (30/3/2026).

Langkah awal tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan fasilitas berupa tenda kepada para pedagang yang selama ini beraktivitas di sepanjang kawasan DAS Tunjung.

Sebanyak 22 unit tenda diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, dalam kegiatan yang berlangsung di Pendopo Agung Bangkalan.

Program bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dengan sejumlah pihak melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR), yakni Bank Jatim, BPR Jatim, serta PT Sumber Daya Perseroda Bangkalan.

Bupati Bangkalan mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak dalam membantu pengembangan usaha mikro, khususnya bagi PKL di kawasan DAS Tunjung yang selama ini menjadi bagian penting roda ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan bahwa bantuan fasilitas ini tidak hanya bertujuan menunjang aktivitas usaha pedagang, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata.

“Bantuan ini diharapkan tidak hanya membantu para pedagang dalam menjalankan usahanya, tetapi juga mampu meningkatkan kerapian, kebersihan, dan estetika lingkungan di kawasan DAS,” ujarnya.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Bangkalan dengan menyasar para PKL yang berjualan di area tersebut.