"Kami ingin menghadirkan pembukaan yang tidak hanya meriah, tetapi juga memiliki pesan edukatif. Setiap penampilan merupakan hasil kerja keras para siswa dan pembina selama berbulan-bulan," katanya.

Ia menjelaskan, Haflatul Imtihan menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan kemampuan, menumbuhkan rasa percaya diri, serta melestarikan nilai-nilai budaya dan tradisi keislaman yang telah menjadi identitas Sabilul Huda.

Selain menjadi ajang unjuk kreativitas, kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan silaturahmi antara keluarga besar pesantren, para alumni, wali santri, dan masyarakat luas yang selama ini memberikan dukungan terhadap perkembangan lembaga pendidikan tersebut.

"Semoga pelaksanaan Haflatul Imtihan ke-71 berjalan lancar dan menjadi kebanggaan bersama. Kehadiran masyarakat tentu akan menjadi dukungan dan motivasi bagi para peserta yang tampil," ungkap Bahrurrosi.(*)