Dalam sesi dialog yang diikuti secara antusias oleh para peserta, senator si peran cantik itu juga mendapatkan beberapa aspirasi, diantaranya terkait sertifikasi guru TK dan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

“Kami titip aspirasi terkait ketersediaan sertifikasi pendidikan bagi guru KB-TK. Terutama bagi Guru Kelompok Bermain yang tidak masuk dalam skema sertifikasi guru karena tergolong sebagaiguru dari sekolah non formal. Guru KB tidak dapat mendaftar seleksi PPG Dalam Jabatan padahal peran Guru KB sangat penting bagi pembentukan pendidikan anak usia dini,” terang Asiah, Kepala Sekolah KB-TK Khadijah Pandegiling yang turut hadir.

Selain itu, Asiah juga berharap pemadanan ijazah guru TK dengan SD.

“Satu hal lagi, kami juga titip kepada ning Lia kesamaan ijazah guru TK dan SD sehingga peluang karir guru TK juga bisa setara dengan guru SD, terkait sertifikasi guru misalnya.”

“Selain itu, juga perluasan pagu sertifikasi pendidik bagi guru TK karena yang kami ketahui di lapangan, pagu tersebut dibatasi jumlah siswa sehingga banyak sekali guru TK yang tidak bisa mengakses sertifikasi pendidik akibat jumlah siswa yang ditampung dalam sekolah tersebut,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Menanggapi aspirasi tersebut, ning Lia pun memberikan jawaban bijaknya.

“Terkait sertifikasi guru TK memang sudah menjadi bahasan kami di Komite III DPD RI dan semoga hal tersebut segera ada kabar baik, terutama dalam penambahan kuota sertifikat pendidik.”

“Sedangkan terkait PPG, ketika tujuan utamanya adalah mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian khusus dalam menjadi guru, maka tentunya hal ini juga penting bagi guru TK. Syukur-syukur juga guru Kelompok Bermain yang menjadi pintu pertama pendidikan bagi anak di lingkungan sekolah,” terangnya.