Menanggapi hal tersebut, pihak penyelenggara memastikan bahwa penampilan Valen DA7 akan disesuaikan dengan konteks keagamaan. Zakaria, perwakilan event organizer, menyatakan bahwa Valen tidak akan tampil dengan konsep hiburan murni seperti konser dangdut pada umumnya.

“Kami menghormati masukan dari para ulama. Penampilan Valen DA7 nantinya akan dikemas dengan nuansa religi dan membawa pesan kebaikan. Ini konser amal, bukan sekadar hiburan,” kata Zakaria.

Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan berbagai langkah pendukung, mulai dari penyediaan fasilitas ibadah, pengamanan yang diperketat, hingga pengaturan materi lagu yang akan dibawakan oleh Valen.

“Valen akan membawakan lagu-lagu bernuansa Islami sebagai bentuk penghormatan menjelang bulan suci Ramadan. Konsepnya sedang kami matangkan agar tetap kondusif dan tidak menimbulkan polemik,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sampang, Iqbal Fatoni, menyampaikan bahwa audiensi tersebut belum menghasilkan keputusan final terkait konser Valen DA7. DPRD, kata dia, hanya memfasilitasi dialog agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

“Belum ada keputusan apa pun. Panitia diminta mengkaji ulang konsep penampilan, khususnya terkait Valen DA7, dengan memperhatikan nilai agama dan kondisi sosial masyarakat Sampang,” ungkap Iqbal.

“Belum ada keputusan apa pun. Panitia diminta mengkaji ulang konsep penampilan, khususnya terkait Valen DA7, dengan memperhatikan nilai agama dan kondisi sosial masyarakat Sampang,” ungkap Iqbal.