MADURA SATU | SAMPANG - Seorang pemuda berinisial S (26), warga Kelurahan Karang Dalem, Kabupaten Sampang, ditemukan meninggal dunia di kamar mandi rumahnya, Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 12.15 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di rumah yang berada di Jalan Keramat II, Kelurahan Karang Dalem. Sebelumnya, korban diketahui baru pulang setelah mencari rumput dan kemudian berpamitan kepada bapak sambungnya, S (60), untuk mandi.

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 12.00 WIB ketika korban masuk ke kamar mandi setelah berpamitan kepada bapak sambungnya.

Namun, korban tidak kunjung keluar dari kamar mandi. S (60) yang merasa curiga kemudian memanggil korban berulang kali, tetapi tidak mendapatkan jawaban.

“Karena korban tidak kunjung keluar dan tidak menjawab saat dipanggil, S kemudian mendobrak pintu kamar mandi yang dalam keadaan terkunci,” kata Eko, Kamis (17/9/2026).

ADVERTISEMENT

Setelah pintu berhasil dibuka, S (60) melihat korban sudah dalam kondisi tergantung dengan leher terjerat seutas tali tampar berwarna biru. Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Polisi yang datang ke lokasi selanjutnya melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara. Tim Identifikasi Polres Sampang tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Eko mengatakan, petugas menemukan bekas jeratan pada leher korban yang melintang dari kanan ke kiri dengan arah jeratan ke atas. Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang dari lokasi kejadian.

“Barang yang diamankan antara lain seutas tali tampar warna biru, baju korban, handphone dan sebuah cincin,” ujarnya.

Cincin yang ditemukan di sekitar kamar mandi tersebut diketahui merupakan cincin tunangan milik korban.

ADVERTISEMENT

Pemeriksaan luar terhadap jenazah juga dilakukan oleh dr. Lilik Suryani dari Puskesmas Banyuanyar. Berdasarkan hasil pemeriksaan, secara umum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada bagian luar tubuh korban.

“Dari pemeriksaan luar, secara umum fisik luar korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” tutur Eko.

Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab atau latar belakang korban mengakhiri hidupnya. Hingga kini, Satreskrim Polres Sampang masih mendalami peristiwa tersebut.

“Untuk penyebab korban melakukan bunuh diri masih dalam tahap penyelidikan Satreskrim Polres Sampang,” pungkasnya.(*)

ADVERTISEMENT