MADURA SATU | PAMEKASAN – Dugaan kerusakan plengsengan penahan jalan di Dusun Morlaok, Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, menjadi perhatian masyarakat.

Kerusakan tersebut diduga terjadi akibat aktivitas alat berat yang digunakan dalam proses pematangan lahan untuk pembangunan gudang garam.

Sorotan terhadap persoalan ini disampaikan Ketua Umum Lembaga Kajian dan Pengawasan Pembangunan Jawa Timur (LKPP-Jatim), Syaiful Bahri.

Sebagai warga Desa Majungan, ia menilai plengsengan tersebut merupakan fasilitas umum yang memiliki fungsi penting dalam menjaga stabilitas badan jalan dan melindungi lingkungan sekitar dari risiko kerusakan.

Menurut Syaiful Bahri, keberadaan plengsengan tidak hanya menjadi penopang infrastruktur jalan, tetapi juga merupakan aset negara yang dibangun untuk kepentingan masyarakat sehingga harus dijaga dari segala bentuk tindakan yang berpotensi menimbulkan kerusakan.

ADVERTISEMENT

"Berdasarkan informasi yang kami peroleh di lapangan, kerusakan ini diduga terjadi akibat aktivitas excavator yang sedang melakukan pekerjaan pematangan lahan untuk pembangunan gudang garam," ujar Syaiful Bahri.

Ia menjelaskan, aktivitas tersebut diduga menyebabkan sebagian konstruksi plengsengan mengalami kerusakan yang dapat memengaruhi fungsi utama bangunan sebagai penahan jalan.

Kondisi itu dinilai perlu segera ditangani agar tidak menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap keselamatan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.