Sebelum kejadian, keduanya diketahui menggeser lemari yang menutupi jendela kamar hingga terbuka akses menuju balkon.

"Keduanya mendapat informasi sempat makan bersama. Setelah itu mereka naik ke kamar, menggeser lemari, lalu keluar melalui jendela menuju balkon belakang dan terjadilah peristiwa tersebut," kata Yoni.

Diduga, saat berada di balkon, kedua santri kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terjatuh dari ketinggian lantai dua asrama.

Akibat kejadian itu, MR mengalami luka serius dan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Sementara itu, AR mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dideritanya.

ADVERTISEMENT

Setelah menjalani penanganan selama beberapa jam, korban diperbolehkan pulang ke rumah keluarganya.

Ipda Yoni menjelaskan, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan kronologi peristiwa tersebut.

"Kami juga telah melakukan langkah-langkah penyelidikan dan meminta keterangan dari pihak-pihak yang mengetahui kejadian itu," ungkapnya.