“Selain proses hukum, pembinaan juga harus berjalan. Ini penting agar anak-anak kita tidak terjerumus kembali,” imbuhnya.

Ia juga menyoroti peran keluarga sebagai benteng utama dalam membentuk karakter anak, khususnya dalam menghadapi pengaruh negatif dari lingkungan dan teknologi.

“Orang tua harus lebih aktif mengawasi dan membangun komunikasi dengan anak. Kedekatan emosional itu penting,” ungkapnya.

Di sisi lain, pihak sekolah juga diminta untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan siswa, termasuk pendekatan antara guru dan murid.

“Sekolah perlu memperkuat pengawasan dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan siswa agar bisa mengontrol perilaku mereka,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

PCNU Pamekasan juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah dan lembaga pendidikan, untuk bersinergi dalam menjaga moral generasi muda.

Menurutnya, kasus ini harus menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan karakter di semua lini.

“Ini tanggung jawab bersama. Kita harus bergerak bersama untuk menjaga generasi muda,” tambahnya.