PAMEKASAN - Ribuan buruh pabrik rokok dan petani tembakau di Kabupaten Pamekasan menggelar aksi jalan kaki menuju Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) setempat, Selasa (27/1/2026).

Massa bergerak dari kawasan Jalan Jokotole menuju Jalan Barurambat Kota, Kecamatan Pamekasan.

Selain menyampaikan aspirasi ke Bakesbangpol, perwakilan peserta aksi juga mendatangi Mapolres Pamekasan untuk melakukan audiensi.

Mereka meminta perhatian aparat penegak hukum terkait aktivitas sejumlah oknum LSM yang dinilai kerap mengganggu kelangsungan kerja buruh dan petani tembakau.

Aksi yang digagas atas inisiatif karyawan, buruh, serta petani ini berlangsung tertib dan kondusif. Para peserta berharap suara mereka didengar agar keresahan yang selama ini dirasakan tidak terus berulang dan berdampak pada keberlangsungan pekerjaan mereka.

ADVERTISEMENT

Massa aksi tampak mengenakan atribut perusahaan HJS sebagai bentuk dukungan dan loyalitas. Mereka menilai perusahaan tersebut memiliki peran penting dalam menopang perekonomian keluarga buruh rokok dan petani tembakau lokal di Pamekasan.

Koordinator lapangan aksi, Junaidi, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari kegelisahan para buruh terhadap maraknya surat dan rencana aksi demonstrasi yang ditujukan ke perusahaan tempat mereka bekerja.

“Kalau perusahaan sampai terganggu operasionalnya, kami yang pertama terdampak. Sumber penghidupan kami dari sini, anak-anak kami bisa sekolah juga dari sini,” ujarnya di sela aksi.

Menurut Junaidi, perusahaan selama ini dinilai taat terhadap kewajiban kepada negara serta aktif menyalurkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk kegiatan kemasyarakatan.

“Kontribusi perusahaan ke negara cukup besar, baik dari cukai maupun pajak. Program CSR juga rutin disalurkan, mulai dari bantuan tempat ibadah, lembaga pendidikan, santunan anak yatim hingga bedah rumah,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Ia juga menegaskan bahwa perusahaan rokok Subur Jaya pada tahun ini telah menyerap hasil panen tembakau petani dalam jumlah signifikan.

Ia juga menegaskan bahwa perusahaan rokok Subur Jaya pada tahun ini telah menyerap hasil panen tembakau petani dalam jumlah signifikan.