PAMEKASAN - Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Madura membantah tegas dugaan adanya aktivitas pesta minuman keras (miras) yang disebut-sebut melibatkan seorang oknum anggota DPRD Pamekasan Komisi II berinisial SAF di lingkungan gudang Bulog Madura.

Kepala Perum Bulog Madura, Ahmad Rofii, menyatakan informasi tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Ia menegaskan telah melakukan pengecekan menyeluruh, termasuk menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area gudang maupun kantor Bulog.

“Tidak ada kegiatan seperti yang dituduhkan. Kami sudah mengecek CCTV baik di gudang maupun di kantor Bulog, dan tidak ditemukan adanya pesta miras,” ujar Ahmad Rofii, Rabu (24/12/2025).

Ia mengaku telah membaca pemberitaan yang beredar di sejumlah media daring terkait dugaan tersebut, meskipun sebagian konten disebut telah dihapus dari media asal.

ADVERTISEMENT

“Saya sudah membaca pemberitaan itu. Walaupun ada yang sudah dihapus, jejak digitalnya masih ada. Namun saya pastikan informasi tersebut tidak benar dan tidak pernah terjadi di lingkungan Bulog Madura,” tegasnya.

Sebelumnya, dugaan pesta miras tersebut mencuat dari pemberitaan sejumlah media daring.

Informasi awal sebagaimana dimuat oleh Halloberita.id, yang mengutip dari Brnewsnasional.id dan PortalnusantaraNews.id (tautan berita disebut telah dihapus), menyebutkan adanya keterlibatan seorang perempuan berinisial VA asal Malang yang diduga diboking melalui aplikasi WhatsApp oleh rekannya.