Ia menambahkan bahwa pendekatan kepemimpinan berorientasi masa depan yang ia pelajari di NTU terus membimbingnya dalam menjalankan tanggung jawab publik.

“Saya percaya bahwa kebijakan yang baik memerlukan nilai dan gagasan yang diuji oleh data, dipandu empati, dan disempurnakan oleh ilmu pengetahuan.”

Presiden NTU, Profesor Ho Teck Hua, menyampaikan bahwa para penerima penghargaan tahun ini mencerminkan kualitas lulusan NTU yang mampu menggabungkan pengetahuan, kreativitas, dan kepedulian sosial untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kiprah mereka dalam meraih keunggulan, memimpin perubahan, dan berkontribusi bagi masyarakat menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika NTU,” ujarnya.

Bagi MACI Pamekasan, penghargaan internasional yang diterima AHY tidak hanya membanggakan, tetapi juga menyalakan semangat baru dalam upaya pembangunan di daerah.

ADVERTISEMENT

Mereka melihat bahwa kiprah AHY mampu menjadi cermin bagi masyarakat Pamekasan bahwa kerja keras, integritas, dan dedikasi dapat membawa dampak positif bagi bangsa.

Di tengah upaya memperkuat pembangunan lokal, MACI menilai figur AHY sebagai representasi pemimpin muda yang visioner dan berorientasi masa depan.

Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa inovasi, kepemimpinan, dan komitmen pada masyarakat dapat melahirkan perubahan nyata, dari tingkat nasional hingga daerah.