MADURA SATU - Bahasa Madura menjadi salah satu bahasa daerah dengan jumlah penutur terbanyak di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan infografis yang dirilis oleh platform data GoodStats, bahasa yang digunakan masyarakat Madura ini menempati posisi ke-6 dalam daftar bahasa daerah dengan penutur paling banyak di ASEAN.

Dalam data tersebut, bahasa Madura tercatat memiliki sekitar 7,7 juta penutur. Jumlah ini menempatkannya di atas beberapa bahasa daerah besar lainnya seperti Minangkabau, Banjar, dan Bugis.

Secara umum, daftar tersebut didominasi oleh bahasa daerah yang berasal dari Indonesia. Dari 10 bahasa yang masuk peringkat, tujuh di antaranya berasal dari Indonesia, menunjukkan betapa kayanya keragaman bahasa di Tanah Air.

Bahasa Madura sendiri digunakan secara luas oleh masyarakat yang berasal dari Pulau Madura, yakni di wilayah Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Selain itu, bahasa ini juga banyak dipakai oleh masyarakat Madura yang merantau ke berbagai daerah di Jawa Timur seperti Surabaya, Pasuruan, hingga Situbondo dan Banyuwangi.

Keunikan bahasa Madura tidak hanya terletak pada jumlah penuturnya yang besar, tetapi juga pada tingkatan bahasa yang mirip dengan bahasa Jawa. Dalam bahasa Madura terdapat beberapa tingkatan tutur, seperti enja'-iya, engghi-enten, dan engghi-bhunten, yang digunakan sesuai dengan situasi serta tingkat kesopanan dalam berkomunikasi.

ADVERTISEMENT

Berikut daftar 10 bahasa daerah dengan jumlah penutur terbanyak di ASEAN berdasarkan data GoodStats:

  1. Bahasa Jawa – Indonesia (68 juta penutur)