MADURA SATU | PAMEKASAN - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) UIN Madura menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Kamis pagi (12/03/2026).

Aksi tersebut sempat memanas setelah para demonstran terlibat aksi saling dorong dengan aparat kepolisian dari Polres Pamekasan yang berjaga di lokasi.

Aksi demonstrasi itu dipicu oleh polemik program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan yang belakangan menjadi sorotan publik. Para mahasiswa menilai pengelolaan menu pada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga tidak berjalan semestinya dan terkesan lebih mengedepankan keuntungan dibanding kualitas makanan bagi para penerima manfaat.

Dalam aksinya, para demonstran bahkan berusaha menerobos barisan aparat keamanan untuk menyampaikan tuntutan mereka secara langsung kepada pemerintah daerah. Mahasiswa mendesak agar Satgas MBG di Kabupaten Pamekasan bertanggung jawab atas dugaan carut-marutnya penyediaan menu makanan yang dinilai tidak layak dikonsumsi oleh para siswa.

Aksi tersebut merupakan buntut dari viralnya penolakan menu MBG oleh sejumlah siswa di salah satu sekolah menengah atas di Pamekasan beberapa hari sebelumnya. Para mahasiswa juga menuntut agar Bupati Pamekasan serta sejumlah anggota DPRD memberikan penjelasan kepada publik terkait pengelolaan dapur MBG yang menjadi sorotan.

ADVERTISEMENT

“Kami kesal dan kecewa karena aksi kami tidak ditemui oleh Bupati, Satgas MBG maupun Koordinator BGN wilayah Pamekasan yang seharusnya bertanggung jawab atas carut-marutnya program MBG di Kabupaten Pamekasan,” ujar Koordinator Lapangan aksi, Mila Adannuyatus Sholehah, Kamis (12/03/2026).

Ia menegaskan bahwa mahasiswa menilai program MBG yang berjalan saat ini tidak sesuai dengan tujuan awalnya untuk memberikan makanan bergizi kepada para siswa penerima manfaat.

“Menu MBG yang diterima oleh para penerima manfaat jelas-jelas tidak layak untuk dikonsumsi. Hal ini terlihat dari kejadian di salah satu sekolah menengah atas yang sempat viral beberapa hari lalu,” jelasnya.