PAMEKASAN – Keamanan Festival Musik Daul Gubernur Jawa Timur Cup 2025 di Kabupaten Pamekasan menjadi perhatian publik setelah sejumlah penonton melaporkan kehilangan telepon genggam pada acara yang digelar Sabtu malam (13/12/2025) di kawasan Jalan Slamet Riadi, Barurambat Kota.

Insiden tersebut terjadi ketika suasana festival mendadak ricuh akibat suara petasan dan kembang api yang dinyalakan di tengah kerumunan penonton. Kondisi itu memicu kepanikan dan desak-desakan, yang diduga dimanfaatkan pelaku untuk melakukan aksi pencopetan.

Salah satu korban, Ibrahim, warga Kabupaten Sampang, mengatakan dirinya baru menyadari ponsel miliknya hilang setelah situasi kembali kondusif.

“Waktu itu penonton panik dan saling berdesakan. Setelah agak tenang, saya cek HP di saku kanan sudah tidak ada,” ujarnya, Senin (15/12/2025).

Ia menduga pelaku beraksi secara berkelompok dengan memanfaatkan kepadatan massa. Ibrahim mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pamekasan.

ADVERTISEMENT

“Saya sudah lapor ke polisi. Bahkan WhatsApp saya sempat dibobol dan ada keluarga yang mentransfer uang,” katanya.

Korban lain, Bagus Okaran Saputra, warga Kecamatan Pasean, Pamekasan, juga mengalami kejadian serupa di lokasi yang sama. Ia menyebut ponsel miliknya hilang saat terjadi kepanikan penonton.

“Ada yang menyalakan kembang api, lalu penonton berdesakan. Di situ HP saya yang ada di saku celana hilang,” tutur Bagus.