PAMEKASAN – Program penyediaan makanan bergizi bagi pelajar di salah satu lembaga pendidikan di Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan kembali menuai kritik.

Sejumlah orang tua murid menilai porsi makanan yang disajikan sangat minim dan jauh dari standar gizi yang seharusnya dipenuhi dalam program makan pelajar.

Dalam foto yang beredar, terlihat satu nampan stainless bersekat berisi bihun putih tanpa lauk protein memadai, empat butir bakso kecil, sedikit tauge, serta lima buah kelengkeng. Kuah bening dalam wadah plastik kecil menjadi satu-satunya pelengkap.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan kecukupan gizi siswa yang menjadi sasaran program. Beberapa wali murid bahkan membandingkan menu tersebut dengan sekolah lain yang dinilai lebih layak.

Salah satu wali murid yang enggan disebut namanya mengatakan, program makanan bergizi (MBG) baru berjalan tiga hari di sekolah itu. Namun sejak awal, ia sudah merasa ada ketimpangan dibanding lembaga lain.

ADVERTISEMENT

“Masih tiga hari yang dapat MBG, mulai Senin. Kalau lihat MBG di sekolah lain tiap hari ada susunya. Tapi anak saya malah dapat menu seperti diet, bukan MBG,” keluhnya.

Ia juga menegaskan tidak akan tinggal diam jika penyajian seperti ini terus berlanjut.

“Mun wali murid se laen cuma diem. Tapi mun aku pasti kuar-kuar, soalnya sudah tahu kalau anggarannya segitu,” tegasnya.