MADURA SATU | SIDOARJO – Sosok Erlan, pria yang diduga terlibat dalam kasus kematian Sekretaris Dinas (Sekdin) Bangkalan Ruly Yunis Setiawati, kembali menjadi sorotan setelah sejumlah warga mengaku menjadi korban dugaan penipuan yang dilakukan olehnya. Polisi hingga kini masih terus melakukan pengejaran.

Salah satu korban berinisial ARN mengaku mengalami kerugian hingga Rp144 juta. Kerugian tersebut diduga terjadi setelah Erlan membawa kabur uang tunai, uang hasil transfer, serta sebuah iPhone 13 milik korban saat keduanya berada di Bali.

Menurut pengakuan ARN, sebelum menghilang Erlan sempat memberikan keterangan yang berbeda kepada seorang pengacara. Tidak lama kemudian, Erlan diduga kabur dari hotel pada malam hari dengan membawa seluruh barang dan uang milik korban.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, tim Jatanras bersama Polresta Sidoarjo masih terus memburu keberadaan Erlan.

Menurutnya, proses pencarian tidak mudah karena Erlan diduga kerap berpindah-pindah lokasi persembunyian untuk menghindari kejaran petugas.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, penelusuran juga dilakukan hingga ke tempat tinggal lama Erlan di Jalan Semeru Selatan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Ketua RT 06 setempat, Hanafi, mengaku dalam beberapa hari terakhir banyak orang datang menanyakan keberadaan Erlan.

"Beberapa hari banyak yang mencari, setelah Erlan muncul fotonya karena kasus di Juanda itu," ujar Hanafi dikutip dari detikJatim, Rabu (8/7/2026).»