MADURA SATU | SURABAYA – Organisasi Demokrasi dan Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Dear Jatim) menyatakan telah mengirimkan surat permohonan audiensi kepada Korem dan Kodam V/Brawijaya terkait polemik pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di sejumlah wilayah Madura.

Namun, hingga saat ini, surat tersebut diklaim belum mendapat tanggapan dari pihak yang dituju.

‎Ketua Umum Dear Jatim, Faisol, mengatakan bahwa surat permohonan audiensi tersebut telah dilayangkan sekitar satu minggu sebelum aksi demonstrasi di Kantor PT Agrinas Pangan Nusantara Cabang Surabaya yang digelar pada Senin (8/6/2026).

‎Menurut Faisol, audiensi tersebut diajukan sebagai upaya untuk menyampaikan hasil investigasi dan berbagai temuan lapangan terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek KDMP di Kabupaten Bangkalan, Sampang, dan Sumenep.

‎"Kami sudah mengirimkan surat audiensi kepada Korem dan Kodam Jawa Timur sekitar satu minggu sebelum aksi di PT Agrinas. Sampai hari ini, kami belum menerima tanggapan," kata Faisol, Kamis, 18 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

‎Ia menuturkan, Dear Jatim pada dasarnya mengedepankan dialog dan penyampaian aspirasi melalui jalur yang baik sebelum mengambil langkah-langkah lain.

‎"Kami ingin menyampaikan temuan-temuan yang kami miliki secara langsung dan meminta penjelasan dari pihak terkait. Audiensi menjadi langkah awal yang kami tempuh," ujarnya.

Faisol menegaskan, apabila dalam waktu 7x24 jam ke depan belum ada respons terhadap surat yang telah dikirimkan, pihaknya akan kembali menggelar aksi demonstrasi dengan jumlah massa yang lebih besar.