“Penyisiran kami lakukan dengan membagi tim menjadi dua SRU, yaitu SRU 1 untuk penyisiran darat dan SRU 2 yang berfokus di area tambak hingga sungai,” ungkapnya.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, mulai dari BPBD Kabupaten Sampang, Polsek Jrengik, Koramil Jrengik, pihak Kecamatan Jrengik, perangkat Desa Margantoko, Destana Margantoko, hingga masyarakat setempat.

Selama proses pencarian, petugas menghadapi tantangan berupa luasnya wilayah yang harus disisir. Meski demikian, koordinasi antarunsur terus dilakukan agar seluruh titik yang dianggap berpotensi dapat diperiksa.

Hozin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut membantu operasi pencarian hingga korban akhirnya ditemukan. Ia juga menyebut keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh unsur terkait dan warga yang bahu-membahu dalam proses pencarian ini hingga korban ditemukan,” ujarnya.(*)

ADVERTISEMENT