Menurut Hanggara, pekerjaan jurnalistik memiliki risiko tersendiri karena wartawan harus turun langsung ke lapangan untuk mendapatkan informasi dan menyampaikan fakta kepada masyarakat.

Karena itu, ia berharap seluruh tim yang terlibat dalam operasi pencarian dapat bekerja secara maksimal sehingga keberadaan para jurnalis dan awak kapal segera diketahui.

“Kami berharap mereka semua segera ditemukan dalam keadaan selamat. Semoga tim pencarian diberikan kemudahan dan seluruh keluarga yang menunggu diberi kekuatan,” katanya.

Ia menegaskan, solidaritas sesama jurnalis tidak dibatasi oleh wilayah maupun organisasi. Menurutnya, musibah yang dialami seorang jurnalis saat menjalankan tugas menjadi keprihatinan bersama bagi seluruh insan pers.

“Kami tidak ingin hanya berdiam diri. Lilin yang kami nyalakan malam ini menjadi simbol bahwa harapan itu tetap ada. Semoga kabar baik segera datang dan rekan-rekan kami bisa kembali dengan selamat,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

Usai menggelar doa bersama, para wartawan Sampang melanjutkan aksi solidaritas dengan membagikan nasi kotak kepada pengguna jalan dan masyarakat di sekitar lampu merah yang berada tidak jauh dari lokasi kegiatan.

Aksi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar sekaligus bentuk sedekah. Para wartawan juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang masih dalam pencarian.

Para jurnalis Sampang berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat menjadi penguat bagi keluarga yang sedang menanti kabar dan menjadi bagian dari ikhtiar agar seluruh jurnalis serta awak kapal segera ditemukan dalam keadaan selamat. (*)