BMM menegaskan akan terus mengawal dugaan tersebut dan berencana menggelar aksi lanjutan dengan membawa data tambahan. Mereka juga mendorong aparat penegak hukum, termasuk KPK, untuk ikut turun tangan.

Sementara itu, Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman yang menemui langsung massa aksi, membantah tegas seluruh tudingan tersebut.

Ia menegaskan bahwa tidak ada campur tangan pihak keluarga, termasuk istrinya, dalam urusan pemerintahan.

“Saya bertanggung jawab penuh. Tidak benar kalau yang disebut Nang Ning Nong itu ikut mengintervensi kebijakan atau proyek pemerintah,” tegas Kholilurrahman.

Bupati juga membantah adanya praktik jual beli jabatan menjelang mutasi eselon III. Menurutnya, proses mutasi dilakukan sebagaimana sebelumnya dan tidak diketahui oleh para pejabat hingga waktu pelantikan.

ADVERTISEMENT

“Kalau ada bukti pelanggaran, silakan tunjukkan. Saya tidak akan melindungi siapa pun,” tandasnya.

“Kalau ada bukti pelanggaran, silakan tunjukkan. Saya tidak akan melindungi siapa pun,” tandasnya.