MADURA SATU | BANGKALAN – Delapan anak buah kapal (ABK) KM Griya Idola berhasil selamat setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam akibat dihantam ombak setinggi sekitar dua meter di perairan utara Kabupaten Bangkalan, Madura.

Insiden tersebut terjadi saat kapal berlayar dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Pelabuhan Kampung Baru, Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Rabu (29/7/2026).

Kapal yang mengangkut berbagai kebutuhan pokok itu mengalami kebocoran setelah diterjang cuaca buruk.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Griya Idola bertolak dari Surabaya sekitar pukul 09.00 WIB.

Namun, saat melintasi kawasan Karang Jamuan, ombak besar menghantam lambung kapal hingga menyebabkan kebocoran di bagian bawah kapal.

ADVERTISEMENT

Melihat kondisi yang semakin membahayakan dan air mulai masuk tanpa kendali, nahkoda bersama tujuh ABK lainnya memutuskan untuk meninggalkan kapal dan menyelamatkan diri menggunakan rakit darurat.

Sekitar pukul 19.30 WIB, para awak kapal terpaksa bertahan hidup di tengah laut. Dua jam kemudian, tepatnya pukul 21.30 WIB, kapal tersebut dilaporkan tenggelam sepenuhnya.

Selama berjam-jam, delapan korban terombang-ambing di tengah gelapnya malam sambil menunggu pertolongan datang.

Harapan akhirnya muncul menjelang subuh. Sekitar pukul 03.30 WIB, seorang nelayan bernama H. Mahur yang sedang melaut di perairan Desa Banyusangkah, Kecamatan Tanjungbumi, mendengar suara minta tolong dari tengah laut.

Tanpa berpikir panjang, nelayan tersebut langsung mendekati lokasi dan menemukan seluruh korban dalam kondisi kelelahan dan kedinginan. Mereka kemudian dievakuasi ke daratan untuk mendapatkan pertolongan pertama.

ADVERTISEMENT

Proses evakuasi turut dibantu oleh nelayan setempat bersama personel Satpolairud Polres Bangkalan. Seluruh awak kapal berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat.

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, membenarkan peristiwa tersebut. Ia memastikan seluruh korban telah dievakuasi dengan aman.

"Seluruh awak kapal berhasil diselamatkan dan saat ini dalam kondisi selamat," ujarnya.(*)