Tak hanya itu, KEI turut terlibat dalam rehabilitasi mangrove serta pelestarian spesies endemik sebagai bagian dari komitmen menjaga kesinambungan lingkungan.

Langkah tersebut selaras dengan pandangan dua akademisi lingkungan dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yakni Dr. Husamah, pakar literasi lingkungan dan ekologi, serta Prof. Dr. Abdulkadir Rahardjanto, guru besar Biologi dan Ilmu Lingkungan.

Pandangan itu didasarkan pada hasil penelitian lebih dari sepuluh tahun di kawasan Pagerungan Besar, Pagerungan Kecil, dan wilayah sekitarnya, seperti dikutip dari ANTARA.

Presiden Kangean Energy Indonesia Ltd., Didi Basuki, menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi tambahan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat.

"Penghargaan Proper Hijau ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus menghadirkan program-program yang tidak hanya berorientasi pada operasional perusahaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat," ujarnya, Kamis (9/4) sore.

ADVERTISEMENT

Melalui capaian tersebut, KEI menegaskan posisinya sebagai perusahaan energi yang tidak semata mengejar target produksi, tetapi juga memikul tanggung jawab dalam menjaga kelestarian alam dan mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

Didi Basuki juga menekankan bahwa keberhasilan meraih Anugerah PROPER Hijau tidak lepas dari sinergi bersama masyarakat melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM).

"Tentu kami menyampaikan terima kasih kepada tim dan juga kolaborasi masyarakat di wilayah operasi,karena telah menjaga sinergi dengan baik," tutur Didi.