MADURA SATU | SUMENEP - Kondisi jalan rusak di Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, belakangan kembali menjadi bahan perbincangan hangat. 

Bukan hanya di lapangan, isu ini bahkan memicu diskusi sengit di grup WhatsApp yang beranggotakan jurnalis dan anggota DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Perdebatan itu bermula dari keluhan seorang wartawan online, Mahrus Ali, yang mengaku mengalami kecelakaan saat melintas di jalan tersebut. 

Ia menyebut kondisi jalan berlubang dan rusak cukup membahayakan pengguna, terutama saat musim hujan. 

“Lubangnya cukup dalam dan sulit dihindari. Saya sempat jatuh saat melintas,” ungkapnya dalam percakapan grup, memantik respons dari berbagai pihak, Minggu (22/3) malam. 

ADVERTISEMENT

Percakapan kemudian berkembang menjadi diskusi hangat. Sejumlah anggota dewan saling melontarkan pandangan dan pendapat, sementara para jurnalis turut memberikan kritik membangun. 

Tak sedikit pula yang menyoal kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep. Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Akhmadi Yasid, mengakui bahwa kerusakan jalan saat ini sudah berada pada titik yang cukup parah.

Ia menyebut banyak ruas jalan mengalami kerusakan serius hingga memaksa warga melakukan perbaikan secara swadaya.