MADURA SATU | SAMPANG – Masyarakat di wilayah utara Kabupaten Sampang berharap Presiden Prabowo Subianto melanjutkan pembangunan ruas Jalan Kedungdung–Bringkoning hingga seluruh jalur yang masih rusak dapat dituntaskan.

Harapan tersebut muncul setelah warga merasakan manfaat signifikan dari pembangunan Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun 2025 yang telah diresmikan beberapa waktu lalu.

Ruas jalan yang telah selesai dibangun sepanjang 1,5 kilometer di Desa Batuporo Barat, Kecamatan Kedungdung, dinilai mampu meningkatkan akses transportasi sekaligus mempercepat aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para petani dan pelaku usaha di kawasan tersebut.

Tokoh masyarakat Desa Larlar, Sukron, mengatakan pembangunan jalan beton telah memberikan perubahan besar bagi warga.

Menurutnya, perjalanan menuju pusat pemerintahan Kabupaten Sampang kini menjadi jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

“Jalan Inpres ini sangat bermanfaat. Sangat membantu masyarakat dan petani,” ujar Sukron, Minggu (28/6/2026).

Ia menjelaskan, sebelum jalan diperbaiki, perjalanan dari Desa Larlar menuju Kota Sampang membutuhkan waktu sekitar satu jam.

Setelah proyek IJD selesai dikerjakan, waktu tempuh berkurang menjadi sekitar 30 menit sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih efisien.

Meski demikian, Sukron menuturkan masih terdapat sekitar tiga kilometer ruas Jalan Kedungdung–Bringkoning yang belum mendapatkan pembangunan. Bagian jalan tersebut berada di sekitar perbatasan Desa Batuporo Barat hingga Desa Larlar dan kondisinya masih mengalami kerusakan.

“Kami berharap pembangunan jalan bisa dilanjutkan sampai ke Larlar. Masih ada sekitar tiga kilometer jalan yang kondisinya rusak,” katanya.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, ketika musim hujan tiba, ruas jalan yang belum diperbaiki sering tergenang air dan berlumpur sehingga menyulitkan kendaraan melintas.

Sebaliknya saat musim kemarau, debu dari jalan rusak kerap mengganggu aktivitas warga yang tinggal di sepanjang jalur tersebut.

Sukron menambahkan, sebelum adanya pembangunan jalan, masyarakat sering memilih jalur alternatif yang lebih jauh karena kondisi jalan utama dinilai tidak layak dilalui, terutama bagi kendaraan pengangkut hasil pertanian.

Harapan serupa juga disampaikan Ikhsan, seorang sopir truk asal Desa Batuporo Barat. Ia mengaku pembangunan jalan tersebut telah memberikan dampak positif terhadap pekerjaannya sebagai pengangkut barang.

“Saya sangat merasakan manfaat pembangunan jalan ini. Mudah-mudahan pembangunannya dilanjutkan sampai ke arah Bringkoning dan bisa dituntaskan tahun ini,” ujar Ikhsan.

ADVERTISEMENT

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya meresmikan Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun 2025 pada 23 Juni 2026 dengan total pembangunan jalan sepanjang 1.151 kilometer di berbagai daerah Indonesia.

Salah satu proyek yang diresmikan berada di Kabupaten Sampang, yakni pelebaran ruas Jalan Kedungdung–Bringkoning di Desa Batuporo Barat, Kecamatan Kedungdung.

Ruas yang telah rampung dibangun memiliki panjang 1,5 kilometer dengan lebar tujuh meter dan menggunakan anggaran sebesar Rp14,009 miliar.

Secara keseluruhan, Jalan Kedungdung–Bringkoning membentang sepanjang 25,91 kilometer yang menghubungkan lima desa, yaitu Kedungdung, Batuporo Barat, Batuporo Timur, Larlar, dan Tlagah.(*)